Bekal Utama Khalifah fil Ardhi


وَإِلَى ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًا قَالَ يَاقَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُهُ هُوَ أَنْشَأَكُمْ مِنَ اْلأَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا فَاسْتَغْفِرُوهُ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ إِنَّ رَبِّي قَرِيبٌ مُجِيبٌ

Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya manusia dijadikan penghuni dunia untuk menguasai dan memakmurkan dunia., karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya, Sesungguhnya Tuhanku Amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya). (Q.S. Huud: 61)

Sebagai khaLifah ALLah, manusia mempunyai tugas penting yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan ALLah Ta’aLa. Tugas penting itu disebut dengan amanah. Di samping manusia mempunyai puLa tugas Lain yang juga dimintai pertanggung jawabannya keLak, yaitu amaLannya.

AL Qur’an dan As Sunnah menjeLaskan mengenai posisi manusia, « makhLuk yang diciptakan dengan sifat-sifat ketuhanan », yang bertanggung jawab atas segaLa tingkah Lakunya, dan satu-satunya makhLuk Tuhan yang keLak segaLa perbuatannya akan dimintai pertanggungjawabannya, maka amanah ALLah tersebut manusiaLah yang mengembannya.

Amanah menunut mufassir adaLah proses amaLiah menuju iman dan mentaati ALLah daLam menjaLankan tugas-tugas keagamaan. Amanah adaLah menggaLi dan menemukan hukum aLam, menguasainya, mengetahui segaLa isinya dan kemudian menggunakan dengan inisiatif moraL insani, untuk menciptakan tatanan dunia yang Lebih baik. IniLah tugas manusia sebagai khaLifah di muka bumi, mengemban amanah memakmurkannya di bawah naungan ILahi.

OLeh karena itu, agar manusia cakap dan mampu dengan baik daLam meLaksanakan amanah tersebut, ALLah teLah menganugerahkan empat perLengkapan utama bagi manusia, yaitu:

  1. Raga/jasmani.

Jasmani merupakan aLat untuk hidup yang merupakan rahmat ALLah untuk disyukuri dengan jaLan menggunakannya sesuai dengan fungsinya dan sesuai dengan kehendak pemberi jasmani.

Fungsi jasmani sebagai wadah bagi rohani untuk meLaksanakan janjinya dengan Tuhan yang diikrarkan ketika di daLam ruh, sehingga kehendak ALLah SWT dengan dianugerahkannya jasmani itu mestiLah dipeLihara dengan sebaik-baiknya.

AkaL adaLah pemberian ALLah yang paLing muLia dan istimewa kepada manusia. “DaLam diri manusia ada sesuatu yang tidak terniLai harganya, anugerah yang maha besar dari ALLah SWT, tidak diberikan pada makhLuk Lainnya, yaitu akaL. Seandainya manusia tidak diberikan akaLniscaya keadaan dan perbuatannyasama dengan hewan.

IsLam mengakui bahwa keberadaan akaL di samping sebagai sarana pengoLah iLmu pengetahuan, juga menjadi aLat tempat berpijaknya manusia meLaksanakan ajaran agamanya. Bahkan diakui puLa bahwa usaha akaL ini sebagai sumber hukum IsLam yang ketiga seteLah AL-Qur’an dan Sunnah. AkaL bisa difungsikan dan dimanfaatkan biLa teLah dikembangkan sedemikian rupa dengan iLmu.

Maka dari itu IsLam memuLiakan akaL memegang beberapa prinsip ; « BeLajar seumur hidup, menuntut iLmu di mana dan biLa saja, mencari iLmu dengan sungguh-sungguh, mendasarkan kepada iLmu untuk memperoLeh kebahagiaan di dunia dan di akhirat. »

Sehingga konsekuensi dari keiLmuan itu ALLah meninggikan derajat orang dan bangsa yang beriLmu. Dan ALLah memandang rendah kepada orang dan bangsa yang kurang beriLmu bahkan sama sekaLi tidak beriLmu,

Agama diturunkan ALLah SWT untuk memimpin sekaLigus pedoman manusia daLam meLaksanakan janjinya dengan Tuhan atas tugasnya seLama di dunia ini agar terpenuhi apa yang menjadi tugasnya itu. Sayyid Sabiq daLam AL AqaiduL IsLamiyah berkata “Gharizah keagamaan (reLigious instinc) adaLah satu-satunya haL fitrah yang membedakan antara makhLuk Tuhan yang disebut manusia dengan binatang.”

Jadi sejak di aLam ruh sampai diLahirkan, manusia diciptakan ALLah sebagai makhLuk yang mempunyai fitrah keagamaan (homo reLigious), namun tidak sedikit dari manusia yang mengingkarinya, waLaupun daLam hati nurani yang daLam ia tetap mengakuinya.

Manusia daLam meLaksanakan segaLa tugas yang diemban akan berhasiL, mendapat kebahagiaan dan keseLamatan biLa hidupnya terbimbing oLeh agama sebagai ajaran kebenaran yang diberikan ALLah SWT. Dengan demikian manusia yang sempurna adaLah yang mempunyai wawasan dan pengetahuan yang Luas dan punya pengaLaman keagamaan yang mantap daLam segaLa bidang kehidupannya.

Ajaran IsLam mengatur kehidupan manusia dan memberikan bimbingan daLam segaLa haL. Mahmud SyaLtut daLam bukunya IsLam Aqidah Wasy-syari’ah mengatakan, IsLam adaLah agama yang diciptakan ALLah untuk mengatur manusia daLam berhubungan dengan ALLah, dengan sesama musLim, dengan sesama manusia, dengan aLam dan dengan kehidupan itu sendiri.”

ALam yang mencakup bumi, Langit dan seisinya itu adaLah anugerah ALLah yang ditundukkan oLeh ALLah kepada manusia untuk dijadikan objek sasaran tugas sang KhaLifah. Sehingga secara bertahap dengan kerja jasmani dan kecerdasan akaL manusia, peradaban akan semakin meningkat dan modern, yang dengan itu kemudian semakin menyejahterakan umat manusia.

Agar peradaban dan teknoLogi membawa kepada kemasLahatan, kebaikan, kebahagiaan, keseLamatan bagi manusia, maka diberi bimbingan agama sebagai penyempurna rahmat ALLah bagi manusia. OLeh karenanya menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan memeLihara 4 aLat perLengkapan itu. Jasmani mesti dijaga kesehatannya. AkaL mesti dikembangkan dengan iLmu pengetahuan. Agama wajib diLaksanakan daLam reaLitas kehidupan dan perintah ALLah dengan ALquran mesti diyakini sebagai pedoman hidup yang paripurna.

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ اْلعَفْوَ وَ العَافِيَةَ فيِ دِيْنِنَا وَ دُنْيَاناَ وَ أَهْلِيْنَا وَ أَمْوَالِنَا، رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِى الآخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ العَلِيْمِ وَ تبُ ْعَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s