HAKIKAT MENSYUKURI NIKMAT ALLAH


Surau Singgalang

 

HAKIKAT MENSYUKURI NIKMAT ALLAH

“ Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri ; Barangsiapa yang tiada bersyukur (kufur) maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha terpuji . ” (Q.S. Luqman: 12).

Sesungguhnya Allah SWT telah memberikan nikmat yang tiada terhitung dalam penciptaan manusia dan semua keperluan hidup. Diawali dengan rasa kasih sayang dalam hati kedua orang tua. Melengkapi manusia dengan panca indra, pikiran yang membedakan manusia dari makhluk lain. Dicukupkan nikmat itu dengan petunjuk ke arah kebenaran dengan agama yang benar. Nikmat berlimpah yang tidak terhitung walaupun seluruh pohon yang ada dibumi dijadikan pena dan air laut dijadikan tinta tidak akan mampu mencatatnya. Namun manusia masih kurang mensyukuri bahkan mengingkari penciptanya tersebab kecongkakan semata.

Sesungguhnya nikmat dan karunia Allah SWT tidak akan terasa berlimpah ruah kecuali adanya rasa syukur. Mensyukuri nikmat akan menambah nikmat yang lebih banyak dengan memelihara nikmat yang telah ada. Maungkai sumpahAllah SWT berfirman: : “Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu. Dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”(Q.S. Ibrahim: 7).

Kemampuan mensyukuri nikmat Allah terlihat nyata didalam amal ibadah, amal sosial dan budi pekerti. Peribadi yang mampu berlaku sabar dan tabah disaat krisis mestinya diiringi dengan mensyukuri nikmat pada saat menemui kebahagiaan. Allah SWT telah melebihkan sebagian hamba-Nya atas sebagian yang lain dengan rahasia dan nikmat tersembunyi, yang tidak mungkin diketahui seseorangpun sebelumnya kecuali hanya Dzat-Nya semata. Amat banyak manfaat dan maslahat bagi hamba-hamba itu yang tidak disingkapkan rahasianya kepada mereka. Semestinya setiap hamba bersikap ridha terhadap ketentuan Allah SWT atasnya dengan qana’ah dan selalu mensyukuri segala nikmat karunia kepadanya.

Diantara tanda syukur adalah memandang besar sesuatu nikmat serta memandang agung Allah SWT yang memberi nikmat yang tak terhitung banyaknya. Setiap hamba tidak akan mampu menghitung nikmat yang telah diterimanya setiap hari. Syukur adalah mensucikan Allah SWT. Meng-Esa-kan-Nya dalam beribadah dan memujinya. Allah SWT mengaitkan antara syukur dengan zikir sesuai firman-Nya: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” (Q.S. Al Baqarah: 152).

Mensyukuri nikmat Allah SWT dilakukan dengan hati menunjukkan kecintaan kita kepada Allah SWT yang wujud melalui ibadah kepada-Nya serta mengimani sifat-sifat kesempurnaan Allah SWT. Bersyukur dengan ucapan lisan dengan memuji keagungan-Nya. Bebicara yang baik serta mencegah ucapan tidak bermanfaat. Bersyukur dengan anggota badan adalah menggunakan anggota badan untuk melakukan perbuatan baik sesuai perintah-Nya serta meninggalkan larangan-Nya.

Walaupun manusia mengingkari nikmat Allah SWT niscaya tidak akan mengurangi kemahakayaan kemahamuliaan Allah Azza Wa Jalla. Selanjutnya manakala manusia mau bersyukur dan beribadah dengan keikhlasan kepada Allah SWT maka keuntungan akan dirasakan oleh manusia itu sendiri. Bila manusia menolak atau kufur kepada Allah maka peruatan itu akan kembali kepada diri manusia itu sendiri.

Pesan Rasulullah SAW, “Pergunakanlah lima kesempatan sebelum datang lima kesempitan: Pergunakan sehatmu sebelum datang sakitmu. Pergunakanlah masa senggangmu sebelum datang masa sempitmu. Pergunakanlah masa mudamu sebelum datang masa tuamu. Pergunakanlah masa kayamu sebelum datang masa faqirmu. Pergunakanlah kesempatan masa hidupmu sebelum datang saat kematiamu.” (HR. Baihaqi). ***

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s